
{"id":532,"date":"2013-08-20T09:10:50","date_gmt":"2013-08-20T09:10:50","guid":{"rendered":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/?p=532"},"modified":"2013-08-20T09:13:30","modified_gmt":"2013-08-20T09:13:30","slug":"merauke-bupati-orders-mayora-and-astra-to-stop-work-awaiting-further-discussions","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/?p=532&lang=id","title":{"rendered":"Bupati Merauke Menyuruh PT Mayora dan PT Astra Berhenti Aktivitas, Diskusi Kembali"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/awasmifee.potager.org\/uploads\/2013\/08\/Pertemuan-bersama-Bupati-Merauke-untuk-membahas-masalah-penolakan-PT-Mayora-dan-Astra.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-533\" alt=\"Pertemuan-bersama-Bupati-Merauke-untuk-membahas-masalah-penolakan-PT-Mayora-dan-Astra\" src=\"http:\/\/awasmifee.potager.org\/uploads\/2013\/08\/Pertemuan-bersama-Bupati-Merauke-untuk-membahas-masalah-penolakan-PT-Mayora-dan-Astra-300x199.jpg\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/awasmifee.potager.org\/uploads\/2013\/08\/Pertemuan-bersama-Bupati-Merauke-untuk-membahas-masalah-penolakan-PT-Mayora-dan-Astra-300x199.jpg 300w, https:\/\/awasmifee.potager.org\/uploads\/2013\/08\/Pertemuan-bersama-Bupati-Merauke-untuk-membahas-masalah-penolakan-PT-Mayora-dan-Astra.jpg 1000w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Setelah aksi penolakan di kantor PT Mayora di Merauke minggu lalu, FORMASI SSUMAWOMA sempat bertemu dengan Bupati Romanus Mbaraka untuk membicarakan sikap masyarakat Malind Woyu Maklew untuk menolak PT. Mayora dan PT. Astra di wilayah adat mereka. Hasil pertemuan itu disampaikan dalam pernyataan pendek FORMASI SSUMAWOMA. Wartawan tabloidjubi.com Ans.K juga hadir di pertemuan dan menulis tiga artikel dengan pernyataan sikap Bupati dan beberapa peserta acara lain.<\/p>\n<h2>Info FORMASI SSUMAWOMA:<\/h2>\n<p>Setelah pertemuan bersama Intelektual Malind Woyu Maklew SSUMAWOMA Muli Anim, Intelektual Menggelar rapat bersama Bupati Merauke Romanus Mbaraka MT. Selama 2 Jam. Rapat Menghasilkan keputusan Surat bagi para Intelektual memutuskan bersama bupati sepakat untuk keluarkan SURAT PEMBERHENTIAN AKTIVITAS PT. MAYORA DAN PT. ASTRA yang bergerak di bidang Pangan\/gula yang akan berpusat di distrik Tubang, Okaba, Ngguti dan Ilwayab. Dalam pertemuan pembicaraan berjalan hangat, dan berimbang, karna banyak Intelektual mengeluarkan saran dan usul untuk tetap perusahaan tidak boleh beraktivitas di ke 4 distrik tersebut. Bupati juga banyak memberikan penjelasan yang cukup menarik mengenai hadirnya perusahaan ini dalam Group besar yaitu : MIFEE GROUP. Di dalamnya mereka (PT) yang mendapatkan surat rekomendasi dan ijin usaha yang di perbaharui oleh pemerintah. Penjelasan untung dan rugi juga di bicarakan dalam pembahasan ini oleh bipati. Namun Intelektuan tetap bersuara untuk tetap menolak kehadiran perusahaan. Simn P. Balagaize. Salam Transformasi.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0&#8211; &#8211; &#8211; &#8211; &#8211; &#8211; &#8211;<\/p>\n<h3>PT MAYORA DAN PT ASTRA DIULTIMATUM TIDAK BERAKTIVITAS<\/h3>\n<p><a href=\"http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/pt-mayora-dan-pt-astra-diultimatum-tidak-beraktivitas\/\">http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/pt-mayora-dan-pt-astra-diultimatum-tidak-beraktivitas\/<\/a><\/p>\n<p>Merauke, 20\/8 (Jubi) \u2013 Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih dua stengah jam di Kantor Bappeda, Senin (19\/8), Bupati Merauke, Romanus Mbaraka memberikan ultimatum kepada PT Mayora maupun PT Astra agar tidak boleh melaksanakan berbagai kegiatan atau aktivitas di lapangan, sebelum pembicaraan lebih lanjut.<\/p>\n<p>\u201cSaya akan keluarkan surat agar tidak boleh ada aktivitas terlebih dahulu bagi kedua perusahan tersebut. Karena masih ada pertemuan lanjutan lagi antara pemilik hak ulayat dari setiap kampung bersama semua komponen terkait lain yang akan dilangsungkan di Salor. Jadi, perwakilan dari setiap distrik yang hadir sudah mendengar. Informasi ini harap diteruskan ke kampung-kampung,\u201d harap Bupati.<\/p>\n<p>Sementara Tokoh Intelektual Marind, Leonardus Moyuen mengatakan, karena ada permasalahan, sehingga pertemuan bersama Bupati Merauke dilangsungkan. \u201cKami berterimakasih kepada Bapak Bupati Merauke yang meluangkan waktu sekaligus bisa berdialog secara langsung bersama masyarakat dari tiga distrik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Masyarakat di kampung-kampung di tiga distrik tersebut, kata Moyuen, melakukan penolakan dengan keras terhadap kehadiran kedua investor. Karena mereka masuk dengan cara tidak santun. Jika ada yang masuk, silakan duduk dan bicara secara santun menggunakan adat orang Marind. Tidak harus secara diam-diam masuk dan berbicara dengan masyarakat tertentu.<\/p>\n<p>\u201cTerus terang, dengan kehadiran mereka di kampung-kampung, membuat hubungan antara masyarakat sendiri menjadi renggang. Jika tidak segera disikapi oleh pemerintah, maka akan menimbulkan permasalahan serius dikemudian hari,\u201d tandasnya. (Jubi\/Ans)<\/p>\n<h3>JANGAN ADA MASYARAKAT JADI JUDAS<\/h3>\n<p><a href=\"http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/jangan-ada-masyarakat-jadi-judas\/\">http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/jangan-ada-masyarakat-jadi-judas\/<\/a><\/p>\n<p><strong>Merauke, 20\/8 (Jubi)<\/strong> \u2013 <em>Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, terdapat kurang lebih 49 izin lokasi yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat dan diberikan kepada investor. Dalam perjalanan,\u00a0 terdapat investor yang sungguh-sungguh investasi,\u00a0 ada yang cuma wacana dan ada\u00a0 yang dijadikan garansi di bank.<\/em><\/p>\n<p><em><\/em>Hal itu disampaikan Bupati ketika memberikan arahan dalam pertemuan bersama tokoh agama, tokoh adat serta kaum intelektual Marind yang berlangsung di ruangan rapat Bappeda, Senin (19\/8). \u00a0Bupati mengatakan,\u00a0 hakekat dari investasi adalah untuk membangun. Tetapi\u00a0 kebijakan untuk menghargai orang pribumi tetap ada.<\/p>\n<p>\u201cSaya masih sedang mencari bentuk apakah izin lokasi harus keluar ketika ada kesepakatan dengan rakyat terlebih dahulu atau izin lokasi keluar mendahului\u00a0 kesepakatan rakyat. Yang terjadi selama ini adalah izin lokasi keluar\u00a0 sebelum adanya kesepakatan yang dibangun antara pihak investor bersama masyarakat.\u00a0 Warga juga harus memahami dengan baik bahwa izin lokasi yang dikeluarkan, bukan\u00a0 berarti finishing untuk suatu investasi di lapangan dilaksanakan,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Setelah izin lokasi keluar, lanjut Bupati Merauke, investor melakukan sosialisasi kepada masyarakat.\u00a0 Jadi, intinya tergantung dari masyarakat itu sendiri, apakah menerima atau tidak.\u00a0 Jika diterima oleh masyarakat sebagai pemilik hak ulayat sebenarnya, akan dilanjutkan dengan\u00a0 urusan amdal, pemetaan wilayah, pelepasan lahan serta beberapa administrasi lain.<\/p>\n<p>Katad dia, pada prinsipnya, pemerintah mengikuti apa yang menjadi keinginan dari masyarakat. Namun, justru yang sedang diantisipasi sekarang adalah agar tidak ada yang saling menjual izin lokasi. \u201cIni yang harus dijaga dengan serius. Silakan masyarakat menyampaikan jika tidak menerima kehadiran investor, sehingga di fasilitasi,\u201d pintanya.<\/p>\n<p>Bupati Mbaraka menambahkan, tetapi harus berhati-hati. Jangan sampai diantara masyarakat, ada yang menjadi Judas. Dimana, ada yang mau dan ada yang menerima. Hal tersebut\u00a0 harus diantisipasi dengan baik agar tidak terjadi konflik horisontal. \u201cSekali lagi saya tegaskan bahwa jika masyarakat menolak kehadiran investor, tetap akan didukung oleh pemerintah,\u201d katanya. <strong>(Jubi\/Ans)<\/strong><\/p>\n<h3>\u00a0INVESTASI JANGAN BUNUH ORANG PAPUA YANG SUDAH MINORITAS<\/h3>\n<p><a href=\"http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/investasi-jangan-bunuh-orang-papua-yang-sudah-minoritas\/\">http:\/\/tabloidjubi.com\/2013\/08\/20\/investasi-jangan-bunuh-orang-papua-yang-sudah-minoritas\/<\/a><\/p>\n<p><strong>Merauke, 20\/8 (Jubi)<\/strong> \u2013 <em>Berlangsung di ruangan pertemuan Kantor Bappeda, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka melakukan pertemuan dengan tokoh adat, dan kaum intelektual muda\u00a0 dari kampung-kampung di Distrik Okaba, Ngguti dan Tubang terkait penolakan terhadap kegiatan investasi yang akan dilakukan oleh PT Mayora dan PT Astra guna pengembangan tanaman tebu. <\/em><\/p>\n<p>Pertemuan dimaksud bertujuan agar dapat dicarikan jalan keluar penyelesaian.<br \/>\nPantauan tabloidjubi.com, Senin (19\/8), pertemuan berlangsung selama kurang lebih dua stengah jam. Beberapa utusan diberi kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang dialami serta dirasakan masyarakat di kampung-kampung sekaligus mencari \u00a0jalan keluar penyelesaian masalah yang lebih baik lagi.<\/p>\n<p>Salah seorang Tokoh Agama Katolik di Kabupaten Merauke, Pastor Pius Manu dalam kesempatan tersebut menegaskan,\u00a0 dirinya pernah membaca tulisan di majalah tentang investasi di daerah ini dan sepertinya telah menjadi suatu program negara. \u201cSaya ingin menggugat kembali bahwa apakah semua kesepakatan yang akan kita buat secara adat dan nantinya diteruskan ke pemerintah pusat, secara otomatis diterima,\u201d tanya Pastor Pius.<\/p>\n<p>Lanjut dia, perlu ada alternatif\u00a0 lain yang dibuat berupa perumusan-perumusan secara ilmiah. Sehingga menjadi alasan yang nantinya dilampirkan secara bersama dengan keputusan adat dari masyarakat di beberapa distrik tersebut.\u00a0 \u201cKita harus bicara blak-blakan bahwa orang di Jakarta tidak memahami tentang adat kita disini,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Orang di Jakarta, kata dia, melihat dari Sabang hingga Merauke adalah tanah negara. \u201cSaya kira dengan berbagai alasan ilmiah lain yang disampaikan, tentunya akan dipahami oleh pusat. Disamping penolakan secara adat, tetap dilampirkan sebagaimana biasa. Ya, tinggal saja, kita diskusikan sekaligus mencari jalan keluar terbaik,\u201d pintanya.<\/p>\n<p>Pastor Pius menegaskan, semua orang harus berpikir juga tentang alasan keselamatan manusia.\u00a0 Jangan Indonesia lebih mencintai Tanah Papua daripada manusianya. Jutaan orang didatangkan dari luarPapua untuk bekerja di perusahaan, maka sama saja\u00a0 membunuh orang Papua yang sudah minoritas ini.\u00a0 Harus diingat bahwa orang Papua adalah bagian dari warga negara RI yang tak terpisahkan.<\/p>\n<p>Hal serupa juga disampaikan oleh Tokoh Pemuda Marind, Paulus Samkakai. Menurut Paulus, masyarakat sudah menyatakan suatu komitmen tegas untuk tidak boleh ada kegiatan investasi yang akan dilakukan oleh PT Mayora maupun PT Astra. Karena dengan kehadiran investor di kampung-kampung, sudah bakal membawa banyak permasalahan. <strong>(Jubi\/Ans)<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah aksi penolakan di kantor PT Mayora di Merauke minggu lalu, FORMASI SSUMAWOMA sempat bertemu dengan Bupati Romanus Mbaraka untuk membicarakan sikap masyarakat Malind Woyu Maklew untuk menolak PT. Mayora dan PT. Astra di wilayah adat mereka. Hasil pertemuan itu disampaikan dalam pernyataan pendek FORMASI SSUMAWOMA. Wartawan tabloidjubi.com Ans.K juga hadir di pertemuan dan menulis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[50,148,51],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/532"}],"collection":[{"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=532"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":535,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/532\/revisions\/535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/awasmifee.potager.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}